58d7cd41-96e1-40fb-9886-5e2df270e5e9

Alhamdulilah saya dan keluarga telah menginjakkan kaki di Sarajevo, ibukota Bosnia dan Herzegovina untuk mengawali tugas bekerja sebagai staf pada KBRI kita disana.

Di akhir bulan agustus ini udara sudah mulai dingin padahal masih dalam periode summer dan harap harap cemas menyongsong winter yang kabarnya parah dinginnya. Memasuki kota Sarajevo sebuah lanscape datar yang dikelilingi bukit dengan bangunan kuno yang masih terpelihara. Beberapa bangunan masih nampak bekas peluru masih menancap sebagai bukti ada sisa pertempuran yang sengit yang kala itu terjadi di Sarajevo.

Dalam perjalanan dari penginapan ke kantor saya dikagetkan dengan banyak rumah atau gedung bertuliskan pekara saya tidak tau artinya…pertanda jelekkah ? dan akhirnya saya memberanikan bertanya dengan supir saya disebelah dan berkata: oh itu adalah toko roti atau bakery “

gumam saya : “he he ya ampun kirain bener bener pekara”. Akhirnya saya beranikan mampir disalah satu pekara dan membeli roti disana dan setelah membayar sang kasir menyebut racun ke saya. kata saya: “waduh ada apa ini kok bilang racun segala”, terpaksa saya tanya lagi ke supir dan rupanya dia tahu itu pasti menimbulkan tanda tanya karena dia kerap mengantarkan staf KBRI atau tamu lainnya kala belanja.

Dia bilang dengan santai : “racun itu artinya struk atau akun pembayaran atau bill” Saya tertawa mendengarnya. Lumayan dua kata sudah langsung saya dapat. Beberapa kata mudah dipahami di Bosnia seperti skola menandakan itu sekolah. Dari hal kecil seperti ini kayaknya bakal banyak yang dapat di explore dalam tugas saya di KBRI di hari hari mendatang.

racun..racun..racun…sepenggal bait dari Changcuters lsng teringat he he

Wallahu a’lam