12739f18-02c5-430b-9de5-24fb6b92304f

Rasanya tak elok kalau tidak menyambangi beberapa landmark atau monumen negara di kota Sarajevo. Kira kira apa saja ya? Berkecamuk di pikiran dan kebayang tentu bangunan itu tinggi, khas megah dan mudah di lihat keberadaannya sebagai ikon negara. Iseng nanya ke staf saya katanya “ Iya ada white fortress dan yellow fortress”.. timpal saya “benteng iya betul ini pasti spot yang bagus buat di kunjungi”..” ayuk ah anterin tanpa basa basi mintanya he he” begitulah saya minta ke staf.

Staf saya bernama Pales seorang WNI bersuamikan orang lokal Bosnia, tentu kali ini saya akan di guide dengan baik mengunjungi spot wisata ini. Pagi yang cerah sekitar jam 11 saya sekeluarga sudah siap dan Pales sekeluarga menjemput. Kami langsung menuju White Fortress. Mobil melaju menyusuri jalan besar dan sesekali menembus terowongan dan dari kejauhan fortress terlihat jelas, namun menuju kesana ternyata tidaklah mudah.

Untuk bis wisata memang tidak bisa keatas sehingga mereka harus parkir di bawah dan wisatawan berjalan kaki. Kebetulan dengan mobil kata staf saya kita bisa menuju kesana…. Namun ya itu sekali lagi petunjuk menuju spot itu tidak ada, beberapa kali kami putar balik dan bertanya ke penduduk…sampai sampai kita minta bantuan google..

Bener juga untuk mencapai kesana melewati perkampungan dengan jalan yang sempit dan butuh keahlian untuk melewatinya. Tetapi kami menikmati berkendara di jalan sempit seperti itu. Kebetulan di depan ada mobil kereta wisata di depan rombongan turis…”Ya ini pasti mereka menuju kesana” . Betul juga kita ikutin dan sampailah di White Fortress…alhamdulilah lega.

Sulitnya menemukan spot wisata karena minimnya petujuk dan hal ini sudah saya alami kala nyasar di Mt Trebebica.. lah ini padahal saya pergi sama orang lokal eh muter muter juga haaa.

White Fortress dalam bahasa Bosnia adalah Bijela Tabija merupakan bagunan berupa benteng berbahan batu gamping (limestone) di bangun sekitar abad pertengahan dan diperbaharui oleh gubernur Ahmad Phasa pada masa Turki Usmani pada tahun 1725 sekalian dengan dinding Vratnik/vratnik wall yang mengelilingi kota Sarajevo.

Beberapa pintu juga dibuat dan ada benteng lain yellow fortress (Zuta Tabija) yang letaknya lebih rendah dekat dengan pusat kota Bascarsija. Dinding kota dan benteng ini selesai pada tahun 1739 menjadikan Vratnik kala itu menikmati kehidupan yang tentram dari sebelumnya selalu di gempur dari luar dari penguasa Holly Roman Empire berhadapan dengan Dinasti Turki Usmani. Tidak heran bila bangunan ini dilambangkan sebagai pertahanan dan freedom buat mereka

Kembali ke white fortress, keberadaannya yang berada pada ketinggian 667 m, kala berdiri disana terlihat landscape kota Sarajevo di sekelilingnya. Benteng ini langsung menghadap kota dan menghadap ke belakang terdapat jendela jendela yang dulunya di gunakan untuk meletakkan canon atau meriam untuk di tembakkan, menghambat pihak asing yang ingin menyerbu kota Sarajevo.

Beberapa bagian memang sudah tidak utuh lagi, ada yang menyebut karena gempuran kala perang dan diambil penduduk untuk dijadikan sebagai bahan bangunan oleh mereka. Namun terlihat upaya Pemerintah untuk membangun kembali benteng ini , sehingga akan tampak kemegahan benteng ini sebagai monument nasional negara Bosnia Herzegovina.

Demikian dulu ceritanya, semoga berkenan

Wallahu a’lam