husrev mosque

Bila saya tanyakan secara acak kepada masyarakat awam Indonesia bagaimana Bosnia, gambaran mereka terkait negara ini masih banyak salahnya mereka masih menganggap Bosnia masih negara konflik.mereka bertanya .amankah? atau bertanya dengan sebutan yang negatif lainnya.

Genap sebulan saya disana….faktanya tidaklah demikian, kota Sarajevo di mana kita tinggal adalah aman nyaman dan saya menikmatinya. Beberapa kali saya berusaha jalan ke pelosok dan sudut kota termasuk pernah membiarkan istri dan anak jalan sendirian di kota ini. Pernah saya di protes habis karena membiarkan istri dan anak jalan kaki sendiri menuju hotel dari kantor…mereka tidak tau kalau itu hanya test case saja untuk nguji tingkat keamanan suatu kota saja he he.

Selama sebulan hasil interaksi dengan kota dan warganya saya mendapat beberapa tips dan kebiasaan yang wajib diketahui mengenai Bosnia Herzegovina sebagai berikut .

1. Bosnian dan Bosniak

Bosnian merujuk kepada bangsanya sedangkan Bosniak merujuk kepada etnis. Bosnia dihuni tidak saja Bosniak, namun juga Croats dan Serbs.

2. Tegur sapa

Tegur sapa sangat umum berucap salam atau assalamualaikum karena mayoritas adalah muslim dan menjawabnya dengan waalaikum salam. Sapaan balasan umum disana adalah Prijatna (have a nice day) dan Sretno (good Luck) dua kata ini mirip nama jawa, he he

3. Tata cara bertamu.

Kala memasuki rumah sebaiknya copot sepatu dan tetap berkaus kaki. Menggunakan sepatu didalam rumah termasuk tidak sopan.

4. Tidak bicara soal perang

Dalam pembicaraan jangan menyinggung soal perang. Bagi kalangan mudanya saat ini sudah tidak begitu menghiraukan masa lalu, Cuma bagi generasi yang lebih tua saat perang itu sangat membekas dan menjadi trauma tersendiri.

5. Tidak bicara soal pekerjaan

Dalam pembicaraan juga jangan menyinggung pekerjaan. Hal ini terkait dengan perjuangan negara ini melawan pengangguran. Angka pengangguran cukup tinggi dan tahun ini mulai mengalami grafik penurunan menjadi 35%. Dijumpai pengemis di beberapa sudut kota sbg akibat ketiadaan pekerjaan.

6. Islam di Bosnia

Islam di Bosnia adalah ahli sunnah wal jamaah bermazhab Hanafi seperti halnya Turki dengan tata cara ibadahnya tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Walau letaknya di Eropa, mesjid mudah di jumpai dan ciri khasnya adalah bermenara satu. Banyaknya muslim ini menampilkan juga tradisi dan budaya serta makanan halal yang merupakan daya tarik bagi negara muslim lainnya berkunjung.

7. Udaranya terbersih

Hilangkan image bahwa Sarajevo adalah kota terbersih udaranya. Landscape Sarajevo di kelilingi bukit malah menyebabkan polusi tertahan ditambah kini banyak kendaraan bermotor dan industri di kota ini. Lanscape kota Sarajevo menyerupai kota Mexico city dan Santiago yang juga dikelilingi bukit.

8. Sumber air melimpah

Sarajevo masih dianugerahi sumber air yang melimpah dari air pegunungan, karenanya sangat aman meminumnya dari kran langsung. Dahulu kala kebiasaaan minum langsung dari kran sudah terlihat dengan banyaknya ditemui fountain seperti di Sebilj dan di Mesjid Husrev Bey di Bascarsija.

9. Hati hati penggemar hiking dan trekking

Buat penggemar hiking dan trekking, sebaiknya mematuhi tanda tanda sebelum blusukan ke wilayah baru terutama pegunungan karena hingga saat ini masih tertanam ribuan ranjau darat peninggalan perang sebelumnya.

10. Sistem pemerintahan yang unik.

Sistem pemerintahannya sangat unik yang merupakan kompromi dari kekuatan 3 etnik yang ada di Bosnia Herzegovina. Presidensi tercermin dari 3 kekuatan etnik itu. Presiden sekarang adalah Bosniak Bakir Izetbegovic anak mendiang pendiri negara Bosnia Herzegovina Alija Izetbegovic.

11. Jangan bicara politik

Jangan terlalu banyak bicara politik karena tingkat partisipasi politik mereka sangat rendah. Mereka cenderung apatis dengan apa yang terjadi di ranah politik dan lebih menyukai untuk lanjut dengan rutinitas mereka sendiri.

12. Memiliki Diaspora terbanyak

Bosnia Herzegovina adalah salah satu Negara yang paling banyak diasporanya dan menyebabkan jumlah pendnduknya terus mengalami penurunan. Penyebab diaspora saat ini adalah terkait kondisi politik dan sulitnya lapangan pekerjaan di negaranya. Diaspora Bosnia mulanya terjadi saat invasi Austro-Hungarian, Perang Dunia kedua dan disusul perang dingin timur dan barat serta perang tahun 1992-1995.

Diaspora sebagian besar ke negara sekitarnya di wilayah Balkan dan Turki. Di Eropa umumnya di Jerman, Austria, Swedia, Belanda dan Denmark mencapai 500 rb, di AS warga Bosnia mencapai 350 rb dan bahkan di Australia mencapai 50 rb.

Kayaknya baru segitu dulu pengamatan saya terkait Bosnia Herzegovida, ini masih sangat awam infonya dan semoga berkenan.

Wallahu a’lam