Cerita Bosnia 15 : Zuta Tabija (Yellow Fortress) dan Makam Pahlawan Covija di Sarajevo

3d75e7cf-a1b2-4ae0-baa6-72aab200e3e8

 

Zuta Tabija atau yellow fortress adalah sebuah benteng sebagai landmark lainnya yg dimiliki Bosnia Herzegovina selain Bijela Tabija (white fortress) yang sdh saya ceritakan sebelumnya.

Benteng ini merupakan pos terdepan dari dinding vratnik yg dibangun oleh Ahmad Pasha pada masa Turki Usmani 1727-1739 sebagai tempat canon utk menghadang gempuran dari luar khususnya invasi Austro Hungaria ke wilayah ini.

Satu hal yg menarik bahwa canon pada benteng ini digunakan saat menandai waktu berbuka setiap hari dan tempat ini selalu penuh selama bulan Ramadan.

https://youtu.be/aVNK5OJ6noI

Dari info itu, menarik banget dan pantes jd agenda. Sdh seperti orang sini ialah yg selalu cek cuaca…hari ini tidak lagi dingin suhu 20 derajat agak berawan …lumayan mendukung untuk jalan jalan.

Sebelumnya jalan jalan sempat pupus karena cuaca mulai dingin dan saya diketawain nanya apa mungkin kembali hangat. Kata mereka kalau oktober ya wasalam akan terus dingin.

Tapi alhamdulilah cuaca bagus dan saya keluarga siap jalan. Cuaca hangat identik ramainya orang keluar dan tentu menyenangkan suasananya..banyak turis juga.

Data turis asing ke Sarajevo mencatat peningkatan pesat tahun ini hingga 15% dan jumlah wisatawan asing thn 2018 akan melebihi jumlah penduduknya yg hanya 400 rb yaitu sebanyak 1 juta wisatawan.

Balik lg rencana ke Zuta Tabija, rencana sdh matang. dari rumah saya dan keluarga pengen menjajal moda transportasi lain yaitu Trolley Bus sebuah bus yg digondeli kawat listrik diatasnya. Datang bis 02 dari arah Dobrinja kami naik untuk turun di Bascarsija sebagai tempat terdekat menuju Zuta Tabija.

Tidak sampai 10 mnt kita sdh sampai di jembatan Latin sbg halte terakhir. Di wilayah ini saya sdh hafal utk seterusnya ke Sebilj pusat Bascarsija. Krn tanpa guide tour, sy browsing google maps tertera kesana hanya 600 m atau 13 mnt..enteng pisan euy..

kami jalan semangat…eh kok terus menanjak jalannya..anak saya protes kakinya sakit .. pertanyakan ngapain jg kesana…sempet ragu si ditambah awalnya sy bingung petunjuk jalan jg gak jelas arahnya.

Untunglah ada yg kasih tau baiknya lewat jl Jecovac…. terus ikuti pasti sampai…cuma ya itu alamak nanjak terus….rute ini cukup bikin terengah engah.

Tdk brp lama kami tiba di yellow fortress…yg aneh anak saya yg awalnya ragu krn sakit kakinya malah paling semangat utk duluan sampai. Benar saja setelah menaiki anak tangga kami sampai diatas dan sdh bnyak turis lainnya yg duduk berjejeran di tepi utk menikmati view kota sarajevo.

Untunglah cuaca hangat namun agak berawan dan kabut menyelimuti kota..jd rugi si pemandangan kota jd gak jelas.

Sebelum kesana sy jg baca tip pengunjung lainnya utk bawa makanan dan minum. Kami bawa sawarma krn praktis dan betul nikmat banget mkn itu diatas… sambil memandang view kota. Cukup lama kami disana hingga kami bertemu seoran temen BBI bilang sebelum pulang mampirlah ke cafe di fortress ini…lah tapi dimananya?

Saat turun ada tulisan nama cafe Kamarija….susah krn tdk terlihat ..kita ikuti arahnya menyusuri lereng dan terlihat pintu masuknya di rerimbunan. Cafe memiliki 2 lantai kebawah lsng menghdap kota sarajevo. ..pas banget buat ngopi.

https://www.facebook.com/caffeKamarija/

Pengunjung kala itu luar biasa ramai ..menunggu beberapa waktu utk dpt tempat..enak bnget suasana cafenya dan info klo harganya getok tdk juga …harga minuman retap standar dgn cafe yg dibawah sana.

Cukup lama kami disana asik pokoknya…akhirnya hrs tetap pulang dan kami melihat ada jalur lbh singkat kenapa ga coba lewat makam kyknya lbh pendek. Saya cek pintu makam eh tdk terkunci cuma ada peringatan tulisan masuk makam pakaian hrs proper jgn berisik dsbnya…cek sebentar anggota keluarga semua berpakain sopan .

Sunahnya masuk makam kami ucap salam assalamualaikum ya ahlil kubur. Memasuki makam kami tdk melihat ada hal yg seram anak anak juga menikmati krn makam ini tertata rapi dan indah seakan mampu menutup tragedi yg terjadi dari semua yg dikubur di makam ini.

Makam Kovaci adalah makam dari tentara Bosbia yg gugur mempertahankan wilayahnya dari agresi serbia th 1992-1995. Tahun wafat tertera hampir ditahun tahun itu dan menilik umurnya rata rata jg masih muda berkisar 30 tahunan. Makam ini sejak masa ottoman memang disiapkan utk para pahlawan yg mati sahid dan kuburan itu masih tampak di sekitar kovaci ini.

Tdk terasa krn mengagumi keindahan makam tdk terasa klo sdh sampai dibawah. Saya jd ingin tau lbh jauh mengenai perjuangan para syuhada yg dikuburkan di makam ini.

Di Sebilj ada museum dengan film durasi singkat kejadian 1425 days under siege 1992-1995 kala sarajevo dikepung oleh Serbia dan Croatia. Detail diceritakan dan begitu berat perjuangannya masyarakatnya kala itu, tercatat 11 rb jiwa gugur.

Tidak heran kalau kuburan ada dimana mana dan penghargaan negara dan masyarakat juga luar biasa untuk merawat makam tersebut.

Belakangan baru saya tahu kalo Alija Izetbegovic presiden pertama mereka di kuburkan di Kovaci tahun 2003…sayangnya saya tdk sempet berkunjung kemakamnya dan berkirim doa.

Demikian ceritanya semoga berkenan.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.