Cerita Bosnia 27: Sejarah Sebilj fountain dan air kran yg langsung dapat diminum

978abb6e-2f2a-4e6e-818e-3ac13b4c742d

Meminum air kran langsung mungkin di eropa barat dan negara maju bukan hal yg luar biasa karena memang demikian adanya ..namun di Sarajevo ini menjadi unik terkait sejarah panjang kota ini dalam pengelolaan air bersihnya.

 

Sudah lama kota ini memiliki infrastruktur air bersihnya yang sudah ada sejak 3 abad yg lalu dgn kebaradaan fountain tdk saja di Sarajevo tetapi di beberapa kota di Bosnia Herzegovina. Negara ini dianugerahi sumber daya air yg bersih jernih yang melimpah dengan deretan pegunungan di sekitarnya.

Di Sarajevo ada fountain terbuat dari kayu bernama Sebilj yg menjadi simbol dan pusat perhatian wisatawan berkunjung ke kota ini, terletak di Bascarsija kota tuanya. Sebilj bukan hanya simbol saja tetapi bila melihatnya sejarahnya sangat menarik. Sebilj adalah fountain yg di bangun tahun 1753 oleh Ahmad Pasha Kukavica yg dibangun utk memenuhi kebutuhan air bagi musafir para tentara termasuk kudanya kala itu.

Karena di bangun pada dinasti Ottoman, keberadaan fountain lekat sekali dengan ajaran Islam dan anjuran Nabi Saw mengenai keutamaan menyediakan air bagi orang lain seperti musafir sebagai bentuk sedekah air. Sedekah air merupakan amalan utama yang memungkinkan seseorang tercatat pahalanya terus walau telah wafat sepanjang air itu di manfaatkan orang banyak.

Tradisi demikian di tanah air kerap dijumpai seperti ada beberapa rumah menyediakan gentong dan gayung di depan rumah untuk para musafir yang lewat di depan rumahnya, paling tidak membantu melepas dahaganya.

Fountain di Sarajevo, sumber airnya dari mata air langsung pegununganin yang dialirkan ke fountain sejauh 7 km di alirkan lewat pipa sehingga airnya sejuk menyegarkan dan aman kala meminumnya.

Tdk jauh dari sebilj di Mesjid Husrev Bey juga ada fountain berada di halaman mesjid fungsinya jg sama menyediakan air minum. Di luar halaman mesjid disediakan 2 kran air yg terus mengalir jg untuk keperluan air minum bagi orang yg lewat atau wisatawan yang berkunjung. Fountain lainnya dpt dijumpai di dekat Mesjid Emperor juga memiliki fungsi yg sama.

Seblj fontain dengan fungsinya ini bahkan sdh ada replikanya di Birmingham, Beograd dan St Louis, USA sebagai sumbangan komunitas Bosnia di sana

Air minum dari kran tersebut aman diminum bahkan ada kepercayaan bila wisatawan minum air disitu maka akan balik lagi ke Sarajevo. Himbauan Dinas pariwisata juga menyebutkan bila ke Sarajevo cukup sekali beli air kemasan dan botolnya jangan dibuang karena bisa refill pada fountain atau kran umum yg tersedia di banyak tempat….hemat bukan

Dari tradisi fountain itu, kemudian penyediaanm air bersih terus dikembangkan sehingga kini air bersih itu dapat dinikmati semua warganya lewat kran air minum mereka sendiri. Air dari kran di sarajevo aman di minum krn telah sesuai standar WHO. Dan setiap harinya dites di laboratorium untuk melihat kejernihan, adanya mikroba atau menyesuaikan kadar klorin di sumber air minum tidak lebih 0,5 mg/l

Saya sendiri mulai minum air kran adalah saat menjumpai galon air minum kosong di kantor ..lalu dgn entengnya staf saya bilang minum saja air kran..saya ambil gelas dan lalu meminumnya..rasanya enak segar dan sejuk.

Setelah itu sy lbh sering ambil kran daripada air kemasan. Cuma ada anjuran utk ambil air dari kran jgn lsng tetapi tunggu beberapa menit utk melepas endapan dipipa dan diujung kran. Anak saya di sekolah juga ikut ikutan sering minum air kran krn meniru kebiasaan anak lokal.

Walau bisa minum lsng dari kran namun air kemasan banyak tersedia dan kebanyakan impor sehingga cukup mahal utk ukuran setempat harga kemasan air 80 sen km atau 40 sen Euro perbotol…cukup mahal.. dampak baiknya limbah botol kemasan tdk mudah di jumpai di mana mana.

Saat ini kran umum mudah dijumpai di mana mana menggunakan tradisi fountain itu. Seperti di jalur Car free Day tersedia kran umum dimana orang dapat meminum langsung setelah lelah berjalan dan berlari di jalur tersebut.

Begitupula di mal, saat kumpul temen temen kbri di restoran Mexico, di wastafelnya disediakan gelas plastik untuk mengambil air minum. Pada awalnya saya kesulitan karena asosiasi pikiran saya ke wastafel sebagai tempat cuci tangan itu, namun saya liat orang lain santai buka kran dan tuang airnya di gelas plastik itu, saya akhirnya ikut ikutan dan lagipula hemat tdk perlu pesen minuman juga.

Demikian ceritanya, semoga manfaat

Wallahu a’lam

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.