Cerita Bosnia 37 : Pembunuhan di Latin Bridge Pemicu Perang Dunia I (1914-1918)

895f366f-3ac9-43f6-ab7c-7fc3d03469bf

#wisatabosnia #jalanjalanbosnia #BIBOSNIA #sarajevobosnia #latinbridge

Saat acara KBRI di City Hall di lantai 2 bersebelahan dengan ruang acara ceremonial hall secara tidak sengaja saya menjumpai ruang kerja yang digunakan oleh pangeran Frans Ferdinand dan permaisurinya Sofie.

Ruang tersebut memang diabadikan saat ini sebagai museum untuk mengenang adanya peristiwa pembunuhan atas mereka oleh Gavrilo Princip dari Serbia pada 28 Juni tahun 1914 atau 105 tahun yang lalu

Selain furniture meja kerja umumnya ruang kerja ada juga replika mobil yang digunakan pangeran saat pembunuhan itu terjadi.

Pembunuhan pangeran Frans Ferdinand terjadi di latin bridge tidak jauh dari tempat kerjanya di City Hall. Saat itu sang pangeran berangkat dari city hall untuk inspeksi pasukan di kota, salah ambil jalan masuk ke latin bridge pada saat berbalik sudah dihadang kelompok Princip berjumlah 6 orang.

Istrinya Sofie tertembak lebih dulu dan meninggal seketika baru kemudian pangeran tertembak. Rekonstruksi pembunuhan terjadi di jalan sempit pinggir sungai Miljacka tepat di ujung jembatan latin bridge hanya 1.5 meter Princip menembak di teras gedung yang saat ini di abadikan sebagai museum peristiwa tersebut.

Peristiwa pembunuhan itu memicu ketegangan dan menyulut pecahnya perang dunia pertama antara Kekuatan Tengah (Jerman, Austria-Hungary, Bulgaria dan Kekaisaran Ottoman) melawan kekuatan sekutu (Rusia, Inggris, Perancis, Italia, Romania, Jepang dan AS) tahun 1914 – 1918 dan menelan korban 16 juta jiwa.

Makanya Sarajevo sangat dikenal dengan peristiwa ini dan setiap Turis selalu menanyakan di mana lokasi pembunuhan itu dan sebagai bentuk simpati di sisi jembatan banyak turis mengaitkan anak kunci atau gembok pada pagar jembatan tersebut.

Jembatan latin dibangun oleh Husein tahun 1541 pada masa Turki Usmani dan sempat rusak terkena banjir pada tahun 1791 dan pada tahun 1798 seorang pedagang kaya Abdulah Briga mendonasi kan uangnya utk membangun kembali jembatan seperti terlihat saat ini.

Jembatan itu mengambil namanya dari lingkungan di tepi kiri Miljacka, tempat tinggal umat Katolik Sarajevo.

Dari tahun 1918 hingga 1993 jembatan ini memakai nama, Principov Most (jembatan Princip). Gavrilo Princip walau dia sebagai pembunuh dia juga dianggap sebagai pahlawan bagi Serbia. Di Serbia sendiri nama Gavrilo Princip diabadikan pula sebagai nama jalan.

Demikian ceritanya semoga berkenan

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.