Cerita Bosnia 39: Mesjid dan Madrasah Ghazi Husrev Bey di Sarajevo

#jalanjalanbosnia #wisatabosnia #bosnianmosque #BIBOSNIA

Di Bosnia Herzegovina ada 100 mesjid dan Mesjid Begova di Sarajevo ini mungkin bukan yang terindah namun kandungan sejarah yang dipatri dalam kurun lebih 4 abad yang lalu dan beberapa cerita dari pendirinya tidak habis untuk diceritakan.

 

Pendiri Mesjid ini adalah Ghazi Husrev Bey (1840-1541) sehingga nama mesjid ini juga disebut mesjid Husrev Bey. Bey yang melekat pada namanya adalah bahwa dia adalah seorang gubernur di sarajevo pada masa Turki Usmani.

Ghazi Husrev adalah anak seorang bangsawan Bosnia bernama Ferhat Bey dengan ibu bernama Seldzuka anak dari Sultan Beyezid II. Nama ibunya diabadikan menjadi nama madrasah pada awalnya yakni Seldzukliza untuk kemudian masyarakat menyebutnya sekolah tersebut menjadi Kursumlija

Mesjid bermenara satu dengan disampingnya terdapat jam atau sahat kula dengan penunjuk jam berangka arab. Lalu dihalaman mesjid terdapat fountain yang selain untuk berwudhu adalah saluran air minum dari mata air pegunungan sekitar 7 km dari mesjid.

Saluran kran air minum juga dibuatkan di luar pagar mesjid dimaksudkan untuk memberi minum para pejalan kaki di luar mesjid dan ada kepercayaan setiap orang yang meminumnya akan kembali ke sarajevo.

Memasuki mesjid terasa kental ornamen turki dari hiasan di kubahnya lampu mihrab dan mimbar khotib bertingkat jendela dan halaman terdapat beberapa makam. Setiap Jumat mesjid ini di imami oleh grand mufty Bosnia Herzegovina yang membawahi komunitas Muslim Bosnia baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebagai gubernur dia dikenal sebagai pembaharu disamping mesjid dia mendirikan pula madrasah dan pustaka pada tahun 1537 atau 482 tahun yang lalu sebagai institusi pendidikan tertua di Bosnia Herzegovina.

Sekolah yang dikelola seperti pesantren ini telah melahirkan banyak lulusan terbaiknya dan menjadi kebanggan bagi orang Bosnia bisa mengenyam pendidikan disini.

Ketika terjadi perang 1992 – 1995 pustaka Husrev Bey aman dari penghancuran dan dapat diselamatkan dan saat ini acuan untuk melihat peningalan dari Husrev Bey secara lengkap dapat diketahui lewat pustaka ini. Museum Husrev Bey juga dibangun berisi ruang display dan ruang ruang belajar yang masih dipelihara.

Ruang belajar modern berlantai 3 yang lebih besar sudah disiapkan di samping museum untuk dapat menampung murid lebih banyak.

Melalui madrasah dan pustakaan ini Gazhi Huzrev meletakkan dasar kemajuan ilmu agama dipadukan dengan ilmu lainnya seperti ekonomi sosial budaya dan lainnya di dalam masyarakat Bosnia. Saya beberapa kali merasakan shalat didalamnya seperti pada link ini

Waqaf lainnya peninggalan Ghazi Husrev adalah shelter penginapan dan tempat berdagang para musafir yang mengunjungi sarajevo yg saat ini masih ada menjadi pasar kerajinan Bezistan.

Demikian ceritanya sekoga berkenan

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.