Cerita Bosnia 53 : Mirsad Sakic Penjinak Ranjau dari Bosnia

ranjau

Uniknya profesi penjinak ranjau di Bosnia

Tahukah teman2 profesi paling menantang di Bosnia Herzegovina ialah penjinak ranjau.

Sejak perang Bosnia 1992 -1995 hampir semua pegunungan di Bosnia Herzegovina yg dulu sebagai basis para pihak yg bertikai membentengi daerah yg sdh dikuasai dengan ranjau.

Saat perang berakhir ranjau darat ini berceceran dan sebagian besar masih aktif sehingga memerlukan ahli untuk dapat menjinakkannya.

Investasi membutuhkan ketersediaan lahan yang aman dan kendala pemerintah Bosnia adalah menyediakan lahan baru yg aman dari ranjau ini. Hal ini menjadi penyebab investor urung menanamkan modalnya karena kondisi bahaya ini.

Walau keadaan ini menjadi blessing in disguise terjaganya hutan dan gunung Bosnia dari pembalakan liar dan komposisi hutan negara ini 53% adalah hutan. Terjaganya hutan terjaga juga ekosistem dan debit air lewat sungai yg mengalir jernih dan bnyk manfaat.

Salah satu teman baik saya di Bosnia kebetulan punya hobi yg sama menjelajah, kami suka sekali bercerita soal tempat baru dan dia selalu saya pakai buat referensi kalau mo blusukan kesuatu tempat semisal gunung atau hutan di Bosnia.

Melihat sosoknya pasti tidak percaya punya profesi sepenting ini dia itu seperti orang kebanyakan kecil pendiam pemalu dan humble banget.

Bersama dia saya sdh banyak rencana utk explore bosnia yg lebih aman…mengajak ahli penjinak bom bersama Mirsad Sakic. Dia ini beristrikan orang Indonesia bernama Endah.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.