Seri Keluarga 19 : Santun dan kesahajaan dalam mendidik anak

Rasulullah Saw selalu menekankan aspek santun kepada siapapun dalam bergaul dan mencontohkan kesehajaan dalam hidup. Begitu juga dalam keluarga terutama kepada anak-anak hal tersebut perlu ditanamkan sejak dini sebagai modal bagi dirinya dalam bergaul dimasyarakat.

Akibat menjual agama demi harta

Dalam satu kisah diriwayatkan bahwa orang yang menjual agama demi harta adalah tidak ubahnya seperti  seekor babi. Ada kisah terkait dengan itu  sebagai berikut :

6 tanda tobat diterima

Dari kitab Nashaihul ibad terdapat percakapan antara ahli hikmah perihal tobat sebagai berikut:

Walau miskin namun tiada henti bersyukur

Alkisah ada seorang yang kaya raya, memiliki tanah yang terbentang amat luasnya. Tetapi dikala melihat ada sebidang tanah kecil berada di tanah miliknya, mulailah hatinya merasa tidak nyaman. Ia ingin agar tanah kecil itu dapat dimilikinya juga walau dengan berbagai cara.

Beda pandangan Qarun dan Nabi Sulaiman As dalam hal harta

Qorun Qarun bernama lengkap Qarun bin Yezhar bin Kehat  adalah sepupu Nabi Musa As yang memiliki harta yang berlimpah ruah, sampai-sampai kunci-kuncinya harus dipikul oleh orang-orang yang kuat. Kepemilikan harta yang demikian ini kemudian dikenal dengan istilah harta karun.

Makna rezeki sesuai filosofi jawa

Kadang diri suka terpana dengan tulisan sederhana bahasa jawa namun sarat makna dan sangat filosofis. Bila ditarik maknanya hal itu ternyata sudah merupakan abstraksi dari ajaran Islam.

3 golongan manusia menurut Imam Gazali

Berdasarkan pandangan manusia terhadap lingkungan, Imam Gazali membagi manusia dalam 3 golongan yaitu Al Halikun, Al Faizun dan Al Muqtashidun. Bagaimana penggolongan ketiganya adalah sebagai berikut :