3 sebab menangis yang bernilai tinggi

Menangis memang suatu yang lumrah sebagai perwujudan dari kehilangan kekecewaan penyesalan dan sebab lain yang menstimulir orang untuk menangis. Kala seseorang menangis terasa ringan beban di hati bila berhasil ditumpahkan dan bila menjumpai seseorang berada dalam keadaan begini biarkanlah untuk menangis. Dalam tingkatan tertentu menangis juga tidak sembarangan ada 3 macam sebab menangis yang tinggi…

Susah hidup karena suka mencari yang tidak ada

Ada kisah inspiratif memang sudah sifat manusia tidak mensyukuri apa yang ada namun lebih memilih mencari sesuatu yang tidak ada sebagaimana kisah di bawah ini: Alkisah ada seorang Raja yang sedang termenung melihat taman didepan istananya. Ia gelisah karena tak pernah merasakan ketenangan dan sulit sekali menemukan kebahagiaan. Kesehatannya mulai menurun karena ia mulai susah…

Makna kesedihan dan cara mengatasinya

Kesedihan adalah prilaku seseorang yang wujudnya bisa berupa diam, masa bodoh, terus melamun, hampa tiada semangat, kecewa, sakit hati, galau tiada berkesudahan menangis meratap hingga depresi dan yang paling ekstrim ingin mengakhiri hidup.

Kisah raja dan pembantunya: Semua itu adalah terbaik pilihan Allah

  Zaman dahulu ada kerajaan Islam yang dipimpin oleh seorang raja. Raja ini memiliki pembantu yang sangat taat beribadah dan sangat ikhlas. Satu hal yang menarik dari pembantu itu adalah tidak sekalipun pernah mengeluh termasuk kala menerima musibah. Ucapannya yang sering dilafalkannya adalah “Al Khair Mukhtarallah” yang artinya “yang terbaik adalah pilihan Allah”

Kisah Nasrani yang terjaga hartanya karena sedekah

Nabi Saw bersabda: “Bentengilah hartamu dengan membayar zakatnya dan berobatlah untuk menghilangkan penyakitmu dengan bersedekah, dan hadapilah segala macam cobaan / bahaya dengan doa dan tadarru(merendah diri kepada Allah”.

20 nasehat KH Maimun Zubair

KH. Maimun Zubair merupakan seorang alim, faqih sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, selain Kyai Sahal Mahfudh,  Kiai Maimun merupakan rujukan ulama Indonesia, dalam bidang fiqh. Hal ini, karena Kiai Maimun menguasai secara mendalam ilmu fiqh dan ushul fiqh. Apa yang diucapkannya kerap kali menjadi pesan bijak yang patut direnungkan dalam menyikapi dinamika kehidupan. Salah satunya…

Kalau sudah milik tidak akan kemana

Ungkapan ini kerap disampaikan seseorang dikala mengalami musibah kehilangan sesuatu dengan  berucap ” Kalau sudah milik tidak akan kemana”.

Hakekat hubungan hati dan harta

Firman Allah : Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (AnNahl : 96)