Halal haram bergantung pada kemantapan hati

Seseorang bertanya kepada ustadz, ‘ Ustadz, jika kita berada di tengah suatu pesta, lalu dihidangkan sate kambing yang bercampur dengan sate babi dalam satu bumbu (adonan), apakah kita boleh memakan sate kambing itu? Setelah merenung sejenak, sang ustadz menjawab, ” yang halal itu jelas, dan yang haram itu juga jelas” Maksudnya gimana ustadz? tanya orang…

Kisah Wara’ :Doa terhalang karena sebutir kurma

Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke Masjidil Aqsha. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat Masjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak dekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim bin Adham memungut dan memakannya. Setelah…

4 nasehat intisari semua hadist dari Sheikh al Balkhi

Dalam kitab Tanbihul Ghafilin, Syaqiq Al Balkhi berkata : Aku telah menyeleksi 4000 hadist sehingga menjadi 400 hadist. Dari 400 hadist aku pilih 40 hadist dan dari 40 hadist aku pilih hanya 4 hadist sebagai berikut:

Kisah Wara’ seorang Abu Hanifah ra

Yazid bin Harun berkata, “Saya belum pernah mendengar ada seseorang yang lebih wara’ (sifat yang sangat berhati-hati dengan yang haram dan subhat) dari pada Imam Abu Hanifah.

Mengetahui tanda tanda harta itu halal atau haram

rana Sikap utama seorang mukmin adalah selalu teliti akan harta yang didapat. Orang beriman akan berusaha untuk mendapatkan harta yang halal lagi berkah. Sifat kehati-hatian dalam mendapatkan harta yang halal, termasuk menghindari yang ragu-ragu adalah bibit seseorang untuk dapat menempuh jalan wara’.