Debat Imam Maliki dan Imam Safii soal rezeki

Imam Malik gurunya Imam Syafii dalam majelis menyampaikan: Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan memberikan rezeki. Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya. Sementara itu, Imam Safii sang murid berpendapat lain: “Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan…

Kisah kepatuhan kepada guru berbuah berkah

Ada seorang pemuda yang bertakwa, tetapi dia sangat lugu. Suatu kali dia belajar pada seorang syaikh. Setelah lama menuntut ilmu, sang syaikh menasihati dia dan teman – temannya :  

Nabi Musa pun perlu latihan untuk menjadikan dirinya tawakal

awakal itu tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses, latihan terus menerus sehingga keimanan seseorang dapat menjadi mantap dan tidak tergoyahkan. Untuk melihat terjadinya proses tawakal yang mantap dan tertanam kuat di hati dapat ditelusuri melalui kisah nabi nabi. Diantaranya adalah Nabi Musa As.

Seri motivasi 25 :Orang yang peragu dan was was tidak wajib shalat

anyak cara dan upaya setan untuk menguji konsentrasi seseorang dalam niatannya kepada Allah. Diantaranya adalah Dalam hal melakukan shalat, dimana kita sering ragu ragu apakah wudhu kita sudah benar sehingga dilakukan berkali kali atau tiba tiba ada keinginan untuk kentut. Bagaimana hal ini dijelaskan bahwa hal itu adalah tipu daya setan belaka.

Doa Nabi Ibrahim untuk kepasrahan dan tawakal kepada Allah

Allah Ta’ala menceritakan mengenai Rasul dan sahabatnya dalam firman-Nya, الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ “(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan…

Pesan terakhir Ramadan

Ini adalah kiriman dari KH Kamali Pon Pes Al Muhajirin terkait akhir Ramadhan sebagai berikut:

Memaknai kembali arti Barokah

Barokah kerap diartikan sebagai pemberian atau limpahan terkait standar kebahagian seperti rezeki, kekayaan, gaji yang besar, kesehatan, panjang umur, karunia anak yang sehat dan membanggakan dan lainnya.