4 hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan ilmu

Suasana-Mengajar-Pesantren

Pada waktu bersama kyai dulu saya selalu ingat bahwa harus bijak dan disiplin dalam menyampaikan ilmu. Dalam kaitan ini antara pemberi ilmu dan penerima ilmu haruslah satu kesepahaman sehingga dawah dapat berjalan dengan baik dan yang menerima ilmu dapat menjalankan apa yang sesuai diberikan pemberi ilmu. Karena tidak semua orang dengan rela dan senang hati menerima ilmu terkait agama.

3 hal yang harus dipatuhi adalah:

1.Takaran harus sesuai akal 

Berikanlah ilmu sesuai dengan kadar atau takaran pikiran dan akalnya, agar tidak menimbulkan salah penafsiran dan dapat melencengkan arti kebenaran dari ilmu itu sendiri. Bila ini terjadi maka akibatnya adalah diberikan kepada pemberi ilmu. Ibarat memberikan makanan, janganlah memberikan bubur  pedas kepada seorang bayi, tetapi berilah bubur yang lembut sehingga dia dapat mencernanya dengan baik.

Ilmu yang secara sembrono atau tidak disiplin diberikan tanpa melihat kemampuan yang menerima adalah termasuk pelecehan ilmu.

Imam Maliki berkata :  Tidak pantas bagi orang yang berilmu untuk mengungkapkan ilmunya kepada orang yang tak mampu menangkap ilmunya, karena itu pelecehan terhadap ilmu.  Ilmu agama adalah perihal keyakinan sehingga tidaklah didasarkan pada banyaknya periwayatan tetapi ilmu adalah cahaya yang Allah letakkan dan hanya bersemayam didalam hati takwa dan khusyu’.

Bagaimana bijaksananya Rasulullah seperti di teladankan dalam beliau dalam beberapa dialog antara Nabi Saw dan seseorang yang belajar agama Islam  seperti hadist dibawah ini:

Dalam hadist riwayat Thalhah bin Ubaidillah, dikatakan bahwa telah datang seseorang kepada Rasulullah menanyakan tentang Islam dan Nabi Saw menjawab: “Shalat lima waktu sehari semalam”. Apakah diwajibkan atasku yang lainnya? tanya orang itu, maka Nabi Saw menjawab : tidak, kecuali engkau dengan sukarela menambahnya.

“Juga puasa ramadhan”. Apakah diwajibkan atasku yang lainnya ?. Jawab Nabi Saw : Tidak, kecuali engkau dengan sukarela menambahnya. Dan Rasulullah menyebutkan kepadanya tentang zakat, dan ia bertanya : Apakah diwajibkan atasku yang lainnya? Jawab Nabi : Tidak kecuali engkau dengan sukarela menambahkannya.

Kemudian seseorang tersebut pergi sambil berkata : Demi Allah aku tidak akan melebihkan dari ini dan tidak akan mengurangi darinya. Berkata Rasulullah, Ia beruntung jika benar (HR Muslim)

2. Tidak ada paksaan

Dalam memberi ilmu harus berpegang pada prinsip hanya menyampaikan bukan memaksakan ajaran kepada orang lain. Ilmu ini akan bersemayam pada hati iman sehingga tidak dapat dipaksakan karena itu adalah hidayah Allah dan hak Allah kepada siapa yang dikehendakiNya ilmu itu diberikan.

3. Hindari perdebatan

Dalam memberi ilmu hendaknya menghindari debat yang berkepanjangan, karena debat itu adalah perbuatan ahli kitab (Bani Israil).

Firman Allah : Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran).(Al Baqarah : 176)

4. Pemberi ilmu harus menguasai ilmu yang diberikan

Disamping melihat kemampuan orang yang akan diajarkan, seorang pemberi ilmu juga harus disiplin dan tidak buru buru untuk menyampaikan ilmu hingga benar-benar dikuasainya. Hal ini dicontohkan imam haromain (ulama Asy’ariyah-syafiiyah) guru daripada imam ghozali.

Beliau berkata: aku tidak berani membahas ilmu tauhid kecuali setelah aku menghafal 12.000 ribu pendapat imam abu bakr Al baqillani” pernah suatu ketika beliau mengajak imam ghozali ke sebuah kamar, di sana terdapat tumpukan kitab yang sampai ke atapnya, kemudian beliau berkata kepada imam ghozali muridnya itu” ya ghozali, demi Alloh, aku tidaklah di sebut sebagai seorang imam kecuali setelah aku menghafal kitab kitab yang ada di kamar ini”. [Al manhajus sawi]

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.