Hidayah-Milik-Allah

Perumpamaan adalah cara yang jitu dalam memberikan pemahaman mengenai perkara agama.

Ilmu dan hidayah adalah suatu yang berbeda. Orang berilmu tidak secara otomatis memiliki hidayah untuk melakukan amal shaleh.  Sebagai contoh banyak orang yang memiliki pengetahuan yang luas terkendala tidak mampu melakukan amal sholeh. Sebaliknya orang yang ilmunya sedikit namun memiliki kekuatan untuk menjalankan amal shaleh.

Mengapa hal ini terjadi? . Untuk menjelaskannya coba simak perumpamaan di bawah ini :

Ilmu dan hidayat diibaratkan hujan yang deras. Seseorang diibaratkan tanah dengan 3 jenisnya yaitu tanah bersih, kering dan tanah yang berbatu. Hadis Rasulullah mengenai hal tsb adalah  sebagai berikut :

Sabda Nabi: Contoh atau perumpamaan yang diwahyukan Allah kepadaku daripada ilmu dan hidayah, bagaikan hujan deras yang lebat, ia turun diatas tanah. Karena itu maka ada perumpamaan:

  • tanah yang bersih yang dapat menerima air sehingga dapat menumbuhkan tanaman dan rumput yang lebat lagi banyak.
  • tanah yang kering yang dapat menahan air, sehingga berguna bagi manusia untuk minum, bercocok tanam, memberi minum ternak, dan ada juga
  • tanah yang berupa batu, tidak dapat menahan air, dan tidak dapat menumbuhkan tanaman.

Demikianlah contoh orang yang mengerti agama Allah dan benar-benar berguna padanya seperti  yang diturunkan Allah kepadaku, ia mengetahui dan mengajar. Dan contoh orang yang tidak mengubah kepalanya dan tidak dapat menerima petunjuk Allah (Hidayah dan ilmu) yang diturunkan kepadaku (Bukhari Muslim)

Wallahu a’lam