4 kelebihan umat Muhammad dari Nabi Adam As

akhlak-nabi-muhammad-saw

Masih menyambut kelahiran (maulud) Nabi besar Muhammad saw, berikut ini disampaikan beberapa kelebihan umat Muhammad dibandingkan dengan  Nabi Adam As sebagai berikut:

  1. Tobatnya nabi Adam tidak diterima kecuali yang dilakukannya saat di Mekah, sedang  umat Muhammad  dimanapun mereka bertobat dan berdoa diterima.
  2. Nabi Adam As berbuat dosa, maka Allah telanjangi pakaiannya, sedang umat Muhammad berbuat dosa lantas bertobat maka diberi Allah pakaian maghfiroh (ampunan).
  3. Nabi Adam berbuat dosa, maka oleh Allah dilempar ke bumi keluar dari surga, sedang umat Muhammad, bila berbuat dosa lantas bertobat maka dimasukkan Allah kedalam surga.
  4. Nabi Adam As berbuat dosa lalu oleh Allah dipisahkan ia dengan istrinya, sedang umat Muhammad berbuat dosa lalu bertobat tidaklah kemudian Allah pisahkan dengan istrinya.

Karena itu kita sebagai umat Muhammad, tiada lain yang harus dilakukan adalah berkata: Alhamdulillah ‘syukurlah, syukurlah dan syukurlah karena telah menjadi umat Muhammad nabi pilihan Allah. Semoga di hari kiamat kita semua mendapat syafaatnya, Amin YRA. (Nashaihul Ibad)

(kiriman KH kamali, Ponpes Al Muhajirin Atambua)

Walahu a’lam

3 Comments Add yours

  1. sayyid says:

    Assalamualaikum wr.wb,
    Astagfirullahalazhiim,
    Tidak ada satu ungkapan dibawah ini yg benar.

    1.Tobatnya nabi Adam tidak diterima kecuali yang dilakukannya saat di Mekah, sedang umat Muhammad dimanapun mereka bertobat dan berdoa diterima.
    2.Nabi Adam As berbuat dosa, maka Allah telanjangi pakaiannya, sedang umat Muhammad berbuat dosa lantas bertobat maka diberi Allah pakaian maghfiroh (ampunan).
    3.Nabi Adam berbuat dosa, maka oleh Allah dilempar ke bumi keluar dari surga, sedang umat Muhammad, bila berbuat dosa lantas bertobat maka dimasukkan Allah kedalam surga.
    4.Nabi Adam As berbuat dosa lalu oleh Allah dipisahkan ia dengan istrinya, sedang umat Muhammad berbuat dosa lalu bertobat tidaklah kemudian Allah pisahkan dengan istrinya.

    ini adalah perkataan dari seseorang yg sangat egois dan tidak memiliki ilmu.
    Adam saat di surga belum sebagai nabi jika beliau sudah seorang nabi sudah tentu beliau maksum karena para nabi semuanya adalah maksum.
    Dan percayalah bahwa setiap nabi itu adalah muslim.

    wassalamualaikum wr.wb,

    ustadz sayyid habib yahya

    1. mahendraza says:

      Walaikum salam
      Terima kasih masukannnya …Saya hanya menyadur tanpa melebihkan dari kitab Nashaihul Ibad dari Sheikh Nawawi Al Bantani. terima kasih

  2. Ahmad Sa'roni says:

    Dalam halaman brp y ust

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.