makan siang

Kisah diambil dari kitab Minhajul Abidin:

Suatu ketika ada seorang yang barusan menunaikan ibadah haji tengah menjamu Imam Sufyan Al Tsauri dan teman temannya.

Saat itu sang tuan rumah (yang barusan naik haji) bermaksud menjamu para tamunya. Iapun mengajak para tamunya masuk ke ruang makan. Sesat hendak menyantap makanan, si tuan rumah memanggil pembantunya.

“tolong ambil piringnya dan cepat bawa kemari,”seru sang tuan rumah. Dengan segera, si pembantu membawa piring ke hadapan sang majikannya itu. Ketika pembantu itu hendak menaruh piring yang dibawanya itu di meja hidangan, sang majikan kembali berkata,

“eh jangan ambil piring yang aku beli waktu naik haji yang pertama”

“Saya harus ambil piring yang mana tuan?. tanya si pembantu.

“Ambil saja piring yang aku beli waktu naik haji yang kedua!” perintah sang majikan

Mendengar ucapan tersebut, Iman Al Tsauri pun bergumam, “Kasihan orang itu, Dua kali naik haji, tapi dua kali merusaknya”

Wallahu a’lam