Mengapa Susah membangun kepercayaan diri?

56.-PD

Kenyataan yang ada, seorang muslim banyak memiliki krisis kepercayaan diri. Tawadhu sering ditafsirkan kerendahan diri dengan wujud putus asa atau  pasrah.

Sebenarnya tidak harus demikian. Orang muslim harus memiliki percaya diri, benar mengutamakan rendah hati tapi bukan rendah diri dalam bergaul dengan sesamanya.

Harus dipahami bahwa kepercayaan diri adalah identik dengan munculnya keberanian diri terhadap apa dan siapapun dan jauh dari sifat gamang atau ragu-ragu. Percaya diri juga terbibit dari wujud kesyukuran dan ketegasan dirinya dalam memilih kebaikan sebagai jalan atau prinsip hidupnya.

Dasar kepercayaan diri

Seorang mukmin wajar memiliki kepercayaan diri dan integritas karena ada keyakinan yang dilakukan benar sesuai pedoman agama, semua dilakukan dengan niatan mulia semata mencari ridhoNya, sikap berani ambil keputusan, memiliki kapasitas diri dan selalu berprasangka baik kepada dirinya. Bila dasar itu ada yakinlah seorang mukmin pasti prilakuknya penuh percaya diri

Orang yang percaya diri yakni kalau niatannya karena Allah dan selalu yakin dalam perjalananya Allah selalu bersamanya. Percaya diri hilang atau ragu karena ada terbersit yang dilakukan adalah bukan karena Allah ada kepentingan untuk mencari kesenangan diri saja.

Piawai dalam ambil keputusan apapun

Terkait dengan mengambil keputusan, banyak orang saat ini cenderung mengekor wait and see sehingga banyak peluang lewat. Karena kepercayaan diri juga sangat  erat dengan keberanian mengambil keputusan dan menetapkan pilihan. Betul jadinya kalau hidup ini adalah pilihan. Orang yang tidak berani menetapkan pilihan pastilah bukan orang yang percaya diri dan dirinya akan menyia-nyiakan kesempatan.

Ali bin Abi Thalib Ra berkata : Orang yang terlalu memikirkan akibat dari sesuatu keputusan atau tindakan, sampai kapanpun di tidak akan menjadi orang yang berani.

Cara dalam menetapkan pilihan juga tetap memohon petunjuk Allah, tidak dilakukan secara gegabah namun hati-hati. Dirinya akan tahu diri dikala berhadapan dengan orang lain dengan tahu persis kemampuan diri dan tidak memaksakan kehendak diri apalagi kepada orang lain sesuai Hadis riwayat Thabrani :

Tidak akan kecewa orang yang mau mengerjakan shalat Istikharah (kala dihadapkan pilihan sulit) dan tidak akan menyesal orang yang suka bermusyawarah serta tidak akan melarat orang yang suka berhemat dan lakunya sederhana

Seorang mukmin itu pemimpin

Dan pada akhirnya seorang muslim itu dengan kepercayaan dirinya pastilah dapat menjadi pemimpin. Karena setiap orang adalah khalifah, paling tidak bagi dirinya. Seorang mukmin yang menjadi pemimpin sudah pasti tidak sombong apalagi pongah

baik terhadap sesama, apalagi terhadap Allah. Cermin kepercayaan dirinya tidak terdorong untuk mempertontonkan kehebatan ilmu, jabatan dan materi namun lebih kepada kesederhanaan dan kejujuran, bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan tanpa melupakan ikhtiar dan produktifitasnya.

Terkait dengan prasangka baik, bahwa kepercayaan diri adalah modalitas dan penentu seseorang mencapai keberhasilan dan kegagalan. Semakin seseorang itu percaya diri dan yakin, maka sedekat itulah dirinya dapat mendapatkan kesuksesannya.

Pentingnya prasangka baik kepada Allah

Dalam hal ini prasangka baik dan berpikir positif sangat berperan menentukan kesuksesan seseorang. Seorang yang Pede terlihat sombong di mata orang lain karena dia selalu berprasangka baik bahwa dirinya akan selalu dilindungi dan di bantu Allah tidak ada keraguan atau kesedihan dalam dia melangkah.

Sebagai contoh kala kita mendapat undangan dari seseorang yang baik, dia akan pergi dengan yakin membawa bekal seadanya karna yakin tuan rumah pasti memikirkan bagaimana dia pulangnya. Sementara yang lain akan membawa bekal banyak paling tidak memikirkan ongkos pulangnya karena berprasangka buruk kepada yang undang misalnya bagaimana kalau tuan rumah lupa?.  Karenanya tidak akan muncul kesuksesan kepada orang yang berprasangka buruk kepada Allah.

Wallahu a’lam

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.