Cerita Chicago : Pengalaman bergaul dengan Komunitas Ramayana

ramayana

Chicago adalah penempatan pertama saya (1996-2000) dan segala suatunya selalu dijalaninya dgn sangat menyenangkan. Salju pertama sy dapati di kota ini, kala itu dalam perjalanan ke luar kota sy keluar bis hanya mendapati bagaimana sih salju itu, walau sesudahnya sy mendapati salju sedemikian parah menutupi kota chicago kala musim dingin.

Chicago adalah kota multietnik dan multi agama. Islam berkembang pesat di kota ini dgn adanya Farakhan pemimpin Nation of Islam yang membawa islam sebagai ajaranĀ  nenek moyang bangsa afrika dgn tatacara yg betbeda dgn islam lainnya.

Dalam aspek budaya ini juga saya dekat dengan kelompok India melalui keperhatian yg sama pada Ramayana dan rupaya Ramayana tdklah milik India ternyata Thailand Birma Laos dan Filipina juga memiliki Ramayana yg diwujudkan melalui ajaran agama filosopi dan seni budaya.

Kala itu antara komunitas sepakat untuk membentuk komunitas Ramayana di AS dan dipilih kala itu Presidennya dari India dan saya menjadi wakil dan sepakat untuk.membentuk IRINA (Institute Ramayana in North America). Tugas kita adalah menampilkan Ramayana melalui pagelaran bersama Ramayana dan membuat seminar utk dpat menukarkan nilai nilai Ramayana dalam kehidupan warga AS khususnya di Illinois.

IRINA berhasil melaksanakan kegiatannya dgn pagelaran Ramayana mendulang sukses dgn koreografi bersama antara india Indonesia Thailand dan Birma. Bentuk pagelaran hanya menampilkan fragmen atau seri cerita Ramayana, misalnya India menampilkan cerita lahirnya Rama, Thailand menampilkan kisah pertemuan Rama dan Shinta dan Indonesia menampilkan Shinta Obong saat di culik Rahwana dan diakhir dibuat koreografi bersama dari penampilan tiga negara itu.

Seminar jg sukses dilakukan awalnya di university of northern Illinois di dekalb. Dari keberhasilan kegiatan antar komunitas ini pemerintah Illinois sepakat utk mendorong kegiatan positif dgn menyumbangkan dana setiap tahun 75 rb USD.

Dgn dukungan dana ini membuat IRINA semakin tertantang untuk dpt menampilkan pagekaran terbaiknya. Indonesia yg memiliki Ramayana bebrapa versi utamanya jawa dan bali selalu mendpat applaus yang luar biasa dan mereka kagum Indonesia masih dapat memelihara budaya hindu tsb yang nota bene Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar.

Saat jni lagelaran Ramayana sudah memasuki penyelenggaraan ke 8 dan kepengurusan di IRINA terus berganti dan saat ini Pemerintah Illinois, Konsulat Jenderal Indonesia dan India serta Lembaga Fine Arts Thailand ikut serta mendukung program ini. Dulu awal-awalnya hanya murni dari komunitas dan segala sesuatunya dilakukan bersama. Komunitas India yang paling besar sekitar 100.000, kemudian Thailand 30.000 dan Indonesia 5000 yang tinggal di Midwest.

Untuk teman teman saya Newal Agniholtri, Prof Subhas Pandey, Chantimar sriaroon, Pongched penggerak pertama IRINA tahun 2000.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.