Indahnya berbagi 10 : Keajaiban sedekah seorang putri dan ayahnya yang kikir

putri-tanpa-tangann131014b

Kisah ini diambil dalam Kitab Duratun Nasihin pada Bab Fadhilah Dermawan. Kisah ini juga mengingatkan kepada gadis Herlina, seorang yang tidak memiliki tangan di persunting oleh Reza, anak Deputy BI seperti di gambar.

Diceritakan, bahwa pada suatu ketika bangsa Israel di landa paceklik/kelaparan. Alkisah ada seorang pengemis masuk kerumah seorang kaya, sahutnya : “bersedekahlah anda kepadaku semata karena Allah, sekalipun hanya sepotong roti”. Lalu seorang anak putrinya segera memberikan roti yang masih hangat, namun celaka bagi si putri, karena saat itu ayahnya yang kikir melihat perbuatannya itu, lantas menghukum anaknya putrinya dengan memotong tangannya.

Kemudian tidak lama sesudah itu, jatuhlah  usaha si kaya itu, hari demi hari teruslah menurun usahanya, hingga mengalami kebangkrutan. Akhirnya ia jatuh miskin semiskin miskinnya. Akhirnya ayah si putri yang kikir itu meninggal dalam keadaan terhina.

Dia kemudian meninggalkan putrinya yang cantik hidup terlantar dan menjadikannya ia seorang pengemis yang kerjanya meminta minta dari rumah ke rumah. Pada suatu hari masuklah ia kepintu orang kaya, kebetulan yang menemuinya adalah seorang ibu dari pemuda yang merupakan putranya yang kaya raya. Ibu itu melihat walau putri pengemis itu tidak memiliki tangan, namun dia melihat kecantikan wajah putri pengemis itu serta dan dia keluwesan dan kelembutan hatinya kala bersikap dan bertutur kata. Semua itu telah  menumbuhkan minat si ibu untuk menjadikan putri pengemis itu sebagai mantu  bagi anaknya.

Alkisah putri pengemis itu jadi  dinikahkan dengan anaknya yang kaya, dihiasilah putri pengemis itu dengan pakaian yang indah indah dan pada malam pertama dihidangkannya makanan istimewa untuk dia dan suaminya itu.  Suaminya heran kalau putri pengemis itu selalu makan dengan tangan kirinya. Suaminya menegur dan menuntut agar putri pengemis yang menjadi istrinya itu makan dengan tangan kanan.

Maka pada teguran suaminya yang terakhir itu dari sudut rumah terdengar seruan kepada putri pengemis itu : “Keluarkanlah tangan kananmu, hai putri, sungguh engkau telah bersedekah roti semata karena Allah, maka Aku harus memberikan tanganmu kembali”. Kemudian putri itu makan bersama suaminya dengan tangan kanannya berkat kekuasaan Allah SWT.

Wallahu A’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.