750xauto-ngeri-ular-kobra-berkepala-dua-baru-saja-ditemukan-150814a

Shalat adalah rukun Islam ke 2 yang memiliki keutamaan dimana perbuatan amal lainnya nanti tidak akan diperhitungkan bila amalan shalat ini tidak dilakukan. Karenanya pahalanya sangat besar bagi yang menegakkan,  begitu juga balasan buruk juga diberlakukan Allah bagi yang melalaikannya.

Sabda Rasulullah Saw, orang orang yang tidak shalat akan ditempatkan di neraka yang namanya neraka saqar. Neraka ini penuh dengan ular. Bahkan di kuburan nanti, ada ular yang menanti. Nama ular itu adalah Syuja-ul Aqro.

Konon ular tersebut berkepala tujuh belas. Maka bila seseorang mukmin yang tidak shalat, ia kan berhadapan dengan ular ini. Dalam kitab Tanbihul Ghafilin ular ini dikenal sebagai ular penyiksa, memiliki mata yang merah  terbuat dari api neraka, sehingga sangat panas dan kulitnya terbuat dari besi dan panjangnya seperti perjalanan sehari semalam.

Ketika menjumpai orang yang tidak shalat, ular ini akan berkata :

Aku adalah syuja-ul Aqro, Tuhan telah memerintahkan aku untuk memukul engkau lantaran engkau telah menelantarkan shalat subuh sampai terbitnya matahari. Akulah jua yang akan memukul engkau karena engkau mengakhirkan shalat Dhuhur sampai kepada ashar, Juga memukul engkau karena telah mengakhirkan shalat ashar sampai datang waktu shalat maghrib, memukul engkau juga karena engkau telah mengakhirkan shalat maghrib sampai datang waktu shalat isya, serta memukul engkau karena engkau telah mengakhirkan shalat isya sampai terbit fajar. 

Wujud lain dari ular ini, ketika di dunia adalah munculnya tujuh belas masalah. Yang kata para ulama salah satunya adalah belitan permasalahan hidup yang dihadapi seseorang seperti hutang.

Seseorang yang mendapat belitan masalah ini sudah tentu tidak akan berkah hidupnya sebab wujud ular Syuja-ul Aqra sudah menjelma dalam hidupnya.

Dalam kitab Duratun Nasihin disebutkan apa dan bagaimana neraka saqar itu menunjuk Firman Allah :

“Dari hal orang orang yang berdosa : “Kenapa kamu masuk neraka saqar? jawab mereka : Kami tidak melakukan shalat dan tidak pula suka memberi makan orang miskin ” (Al Mudatsir 41-44)

“sebaik baik urusan dalam agama Islam adalah shalat”

Wallahu a’lam