sujud

Inilah maknanya mengapa seorang yang mengakkan shalat wajib untuk tuma’ninah melakukan 2 gerakan penting ini dalam shalat yaitu ruku dan sujud. Bahkan bila perlu memanjangkannya, karena ada rahasia dibalik ruku dan sujud sebagaimana  riwayat hadist Nabi Saw sebagai berikut :

Suatu hari Abdullah bin Umar Ra melihat seorang pemuda sedang shalat, dia memanjangkan shalatnya dan melamakannya, maka beliau bertanya:
“Siapa yang tahu orang itu?” Maka ada yang menjawab: “Saya.”

Beliaupun mengatakan: “Seandainya aku mengenalnya, tentu aku akan menyuruhnya untuk MEMANJANGKAN ruku’ dan sujudnya, karena aku pernah mendengar Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

Sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa dosanya, kemudian dosa dosa itu di taruh diatas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ruku dan sujud berjatuhanlah dosa dosa tersebut. 

Dibalik makna tersebut ternyata dalam ilmu kesehatan juga ditemukan manfaat luar biasa dari gerakan ruku dan sujud itu.

Ruku menjadi salah satu gerakan yang ternyata miliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Ruku yang sempurna bisa ditandai apabila kita meletakan gelas di punggung maka tidak akan tumpah sebab antara kepala dan tulang belakang atau punggung sejajar.

Selain itu, posisi ruku yang sempurna ini juga bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi punggung sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf dan posisi jantung sejajar dengan otak sehingga bagian tengah badan kita bisa teraliri darah dengan sempurna.

Posisi tangan tertumpu pada lutut ini sangat bermanfaat untuk merelaksasikan pada otot-otot bahu sampai ke bawah. Menerut penelitian posisi ruku ini juga sangat bermanfaat untuk melatih kemih sehingga terhindar dari penyakit prostat.

Sementara itu, sujud juga menjadi gerakan dalam shalat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi pada lantai. Posisi sujud ini berguna juga untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan daerah ini kaya akan kandungan oksigen yang bisa mengalir secara maksimal ke otak.

Aliran tersebut sangat berpengaruh terhadap daya pikir seseorang. Oleh seban itu, ada baiknya melakukan sujud dengan tuma’ninah, yakni tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi yang demikian ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir.

Wallahu a’lam