Memiliki Ilmu saja tidak cukup untuk menjadikannya sebagai amalan shaleh

ilmu tanpa

Banyak kenyataan saat ini bahwa seseorang yang memiliki kemampuan Al Quran dan Hadist tidak selalu mampu mengantarkannya untuk memiliki amalan sholeh. Seberapa banyak saat ini orang yang berilmu akhirnya keblinger menjadi merasa paling benar akhirnya merendahkan orang lain.

Ilmu Allah dari cara mendapatkan dan mengamalkannya mempersyaratkan niat yang suci dan sifat kehambaan yang kuat agar ilmu tersebut tertanam di hati dan butuh bantuan Allah berupa hidayah agar dapat diterjemahkan kedalam amalan sholeh.

Hal tersebut nyata terkait kejadian awal dimana Iblis yang dulunya termasuk hamba Allah akhirnya di kutuk karena merasa yang paling baik diantara makhlukNya. Iblis sebelumnya adalah makhluk yang setia dan patuh kepada Allah, namun sejak   kejadian penciptaan manusia itu, Iblis mengangap ciptaan yang paling super sehingga tidak mau diperintahkan untuk menyembah nabi Adam.

Inilah cikal bakal munculnya sifat dengki dan kecemburuan Iblis kepada nabi Adam sehingga Iblis bersumpah untuk menjerumuskan Nabi Adam dan keturunannya untuk tidak menyembah Allah.

Iblis komit dengan janjinya itu dan sangat mudah nyatanya bagi mereka untuk menjerumuskan anak anak keturunan nabi Adam hingga saat ini. Sebagai Makhluk ciptaan Allah Iblis memiliki kemampuan mengetahui ilmu Al Quran begitu juga Hadist yang diturunkan Nabi Muhammad Saw sebagai pedoman Umat Islam untuk selamat. Jadi janganlah mengira kalau Iblis itu jauh dari Al Quran hadist dan kisah kisah nabi ….salah justru mereka sangat paham.

Kisah kisah Nabi yang menjadi panutan yang aplikatif juga mudah diserap mereka karena Iblis memang sudah hidup dan mengawal para nabi sejak Nabi Adam. Karena pengetahuan Al Quran, Hadist dan kisah kisah hikmah sudah sangat dipahami untuk dapat menjerumuskan Umat Islam dari berpaling kepada Allah.

Mudahnya Iblis menjerumuskan manusia tidak lain karena kepiawaiannya menggoda dan bujuk raya dengan segala kenikmatan dunia mulai dari harta tahta dan wanita dan menjadikan hal itu sebagai orientasi nyata manusia hingga terjerumus menyerupai golongan mereka.

Kemampuan Yahudi mengalahkan umat Islam juga dapat dilihat dalam kemampuan mereka menguasai ilmu dalam Al Quran hadist dan kisah nabi nabi. Mereka hanya menguasai ilmu namun niatnya adalah untuk mengalahkan Islam sehingga hidayah Allah untuk mendapatkan amal shaleh juga tidak didapat.

Saat ini juga nyata kalau kemudian manusia sendiri menjadi ahli urusan dunia dan dalam hal ini manusia seperti ini lebih piawai dari Yahudi dan Iblis justru dalam memperturutkan nafsunya itu.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.